Masalah Utama Pengembangan Panas Bumi Di Indonesia Adalah Perizinan Kawasan Hutan Dan Harga

Indonesia menyimpan banyak potensi panas bumi (geothermal) yang tersebar di berbagai wilayah. Sayangnya, potensi tersebut belum dikembangkan optimal. Saat ini Chevron Indonesia mengembangkan panas bumi di dua blok yaitu di Darajat, Jawa Barat, serta di Gunung Salak.

Chevron juga tengah melakukan eksplorasi di dua tempat yaitu di Sekincau, Lampung, serta di Geudong, Aceh. Masalah utama pengembangan panas bumi di Indonesia adalah perizinan kawasan hutan dan harga. Harga panas bumi dengan PLN ini paling susah untuk mendapatkan kesepakatan.

Proses negosiasi harga yang panjang, membuat pengembangan panas bumi menjadi lambat. Selain permasalahan harga, pengembangan geothermal juga terhambat perizinan kawasan hutan. Biasanya panas bumi itu ada di hutan, dan sulit sekali untuk mendapatkan izin kehutanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *