Prospek Ekspor Belum Menentu, Produksi CPO Diperkirakan Menurun

Sepanjang tahun ini prospek ekspor crude palm oil (CPO) alias minyak sawit Indonesia di pasar dunia memang masih dibayangi dengan ketidakpastian. Perekonomian internasional yang sempat lesu juga menjadi penyebab kuota impor dari beberapa negara berkurang. Terlebih dengan adanya El-Nino yang turut mempengaruhi produksi sawit nasional.

 

Badai El Nino yang berlangsung tahun lalu memberikan dampak cukup serius setidaknya hingga dua tahun mendatang. Dimana produksi minyak sawit diprediksi menurun 15% – 20% hampir di seluruh perusahaan Indonesia.

 

Oleh karena itu, jika industri sawit ingin tetap bertahan haru segera melakukan efisiensi dalam berbagai bidang, seperti salah satunya menekan biaya produksi.

 

Adanya kampanye hitam produksi minyak nabati yang gencar dilakukan negara barat melalui lembaga swadaya lokal maupun asing juga menjadi tantangan tersendiri bagi industri sawit nasional. Pada kenyataannya kampanye hitam terhadap sawit Indonesia tersebut tidak akan berhenti meskipun berbagai upaya perbaikan telah dilakukan. Selama persaingan komoditas antara minyak sawit dan minyak nabati seperti kedelai masih ada, kampanye hitam juga akan terus ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *