KKP Ekspor Kerapu Senilai Lebih Dari US$ 100.000

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama pelaku usaha bidang perikanan melakukan ekspor perdana ikan kerapu hasil budidaya sebanyak 15 ton dengan nilai mencapai US% 135.000 dari pelabuhan muat singgah Pantai Siuncal, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

 

Ekspor perdana tersebut dilakukan oleh PT Sumatera Budidaya Marine yang bergerak dalam bidang perdagangan dan budidaya ikan, bekerja sama dengan PT Srijaya Segara Utama yang bergerak di bidang International shipping freight serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran sebagai fasilitator.

 

Tindakan ekspor juga dilakukan usai diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 15 Tahun 2016 mengenai Kapal Angkut Ikan Hidup. Ekspor ikan kerapu hidup dengan tujuan Hong Kong sebagai salah satu pelabuhan singgah ini juga telah diatur berdasarkan SK Direktur Jenderal Budidaya Nomor 54 Tahun 2016 mengenai Pelabuhan Muat Singgah Kapal Pengangkut Ikan Hidup untuk Tujuan Luar Negeri.

 

Selain Pulau Siuncal, pelabuhan singgah lainnya untuk ekspor ikan hidup tujuan luar negeri adalah Anambas, Belitung, Bali dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *