Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor : 48/M-IND/PER/6/2014

Menteri Perindustrian Republik Indonesia
PERATURAN
MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 48/M—IND/PER/6/2014
TENTANG
PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN
NOMOR 11/M—-IND/PER/3/2014 ~
‘I‘ENT‘ANG PROGRAM RESTRUKTURISASI MESIN DAN/ATAU PERALATAN

INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :

a. bahwa ketentuan Pasal 6 ayat (6) Peraturan Monteri
Perindustrian Nomor 11/M-IND/PER/3/20l4 tidak
sesuai dengan kondisi pelaksanaan restrukturisasi
mesin dan/atau perlatan Industri Kecil’ clan Menengah;
b. bahwa Industri Komponen dan Perlengkapan Sepeda
Motor Roda Dua dan Tiga perlu dimasukan ke dalam
daftar Kelompok Industri penerima restrukturiasi mesin
dan/ atau peralatan Industri Kecil dan Menengah;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a clan huruf b perlu
monetapkan Peraturan Meneri Perindustrian tentang
Perubahan Peraturan Mentori Perindustrian Nomor
ll/M—IND/PER/3/2O 14 tentang Program
Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan Industri
Kecil dan Menengah;

Mengingat :

1.Peraturan Mentcri Perindustrian Nomor 02/M-IND/
PER / l / 2O 14 tentang Pedoman Peningkatan
Penggunaan Produk. Dalam Negeri Dalam Pengadaan
Barang / J asa. Pemerintah;
2. Peraturan Monteri Perindustrian Nomor ll/M—IND/
PER/3/2014 tentang Program Restrukturisasi Mesin ‘
dan/atau Peralatan Ind ustri Kecil dan Mcnengah;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan
PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN TENTANG
PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN
NOMOR ll/M—IND/PER/3/2014 TENTANG PROGRAM.
RESTRUKTURISASI MESIN DAN/ ATAU PERALATAN
INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH.

Pasal I
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri
Perindustrian Nomor 1 1/M-IND/PER/3/2O 14 tentang
Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan Industri
Kecil dan Menengah diubah sebagai beriku‘tz
1. Ketentuan Pasa16 ayat (6) diubah, sehingga Pasal 6
berbunyi sebagai berikut:
Pasal 6
(1) Mekanisme pemberian potongan harga sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 5 dilakukan dengan cara
penggantian (reimburse)
(2) Potongan harga sebagaimana dimaksud pada ayat
(1)sebesar:
a. 35% (tiga puluh lima persen) dari nilai
pembelian mesin dan/atau peralatan industri
bagi perusahaan Industri Kecil; dan
b. 25% (dua puluh lima persen) dari nilai
pembelian mesin dan/atau peralatan industri
bagi pcrusahaan Industri Menengah.
(3) Dalam hal perusahaan Industri Kecil menggunakan
mesin dan/atau peralatan produksi dalam negeri
yang dibuktikan dengan Surat Pcrnyataan dari
produsen mesin/peralatan yang diketahui oleh
Dinas Perindustrian setempat, ketentuan potongan
harga sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a
menjadi 45% (empat puluh lima persen).
(4) Dalam hal perusahaan Industri Menengah
menggunakan mesin dan/atau peralatan produksi
dalam negeri yang dibuktikan dengan Surat
Pcrnyataan dari produsen mesin/peralatan yang
diketahui oleh Dinas Pcrindustrian setempat,
ketentuan potongan harga sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) huruf b menjadi 35% (tiga puluh lima
persen).
(5)Besaran potongan harga sebagaimana dimaksud
pada ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) paling banyak
Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) per
perusahaan per tahun anggaran yang dibuktikan
dengan bukti—bukti pembelian.
(6) Bukti—bukti pembelian sebagaimana dimaksud pada
ayat (5) bertanggal paling awal 1 Agustus pada 1
(satu) tahun sebelum tahun APBN yang menjadi
sumber pembiayaan program.
2. Kelompok Industri Penerima Restrukturisasi Mesin
dan/atau Peralatan Industri cil dan Menengah
sebagaimana tercantum dalam Lampiran, diubah
mcnjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran
Peraturan Menteri ini.

Pasal II

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Menteri ini dengan
penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 4 Juni 2014
MENTERI PERINDUSTRIAN
REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

MOHAMAD S. HIDAYAT

Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 23 Juni 2014
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

AMIR SYAMSUDIN
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014 NOMOR 858

Salinan sesuai dengan aslinya
Sekretariat Jenderal
Kementerian Perindustrian
Kepala Biro Hukum dan Organisasi

PRAYONO

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 48/M—IND/PER/6/2014
TANGGAL : 4 Juni 2014

KELOMPOK INDUSTRI PENERIMA RESTRUKTURISASI MESIN DAN/ATAU
PERALATAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH

Golongan Pokok Industri Kelompok Industri

10 Industri Makanan

Industri Minuman

10291

10299

10330

10391
10392
10710
10731
10761
10793

10794

Industri Penggaraman / Pengeringan
Biota Air Lainnya
Industri Pengolahan dan Pengawetan
Lainnya Untuk Biota Air Lainnya
Industri Pengolahan Sari Buah dan
Sayuran
Industri Tempe Kedelai
Industri Tahu Kedelai
Industri Produk Roti dan Kue
Industri Kakao
Industri Pengolahan Kopi dan Teh
Industri Makanan dari Kedele dan
Kacang—kacangan Lainnya Bukan
Kecap, Tempe dan Tahu
Industri Kerupuk, Keripik, Peyek dan
Sejenisnya

’11040’
11050

Incinstri Minurnan Ringan
Industri Air Minum dan Air Mineral

Industri Tekstil 13112
13121

13122
13131
13132
13133

Industri Pemintalan Benang
Industri Petenunan (bukan
Pertenunan Karung Goni dan Karung
Lainnya)
Industri Kain Tenun Ikat
Industri Penyempurnaan Benang
Industri Penyempurnaan Kain
Industri ‘ Pencetakan Kain

Lampiran Peraturan Mcnteri Perindustrian RI
Nomor 48/M-IND/PER/6/2014

13134
13911
13912
13921

13922
13923
13924

13930
13942
13991
13993

13995
13997

Industri Batik
Industri Kain Rajutan
Industri Kain Sulaman/ Bordir
Industri Barang Jadi Tekstil untuk
Keperluan Rumah Tangga
Industri Barang Jadi Tekstil Sulaman
Industri Bantal dan Sejenisnya
Industri Barang Jadi Rajutan dan
Sulaman
Industri Karpet dan Pcrmadani
Industri Barang Dari Tali
Industri Kain Pita (Narrow Fabric)
Industri Non Woven (Bukan
Tcnunan)
Industri Karung Goni
Industri Kapuk

Industri Pakaian Jadi

..

j

I

I

I

_dgi_1_(_g_1it_,_dan A_1_as Kaki i

14111

14112

14120

14131

14132

14301
14302

14303
Industri 15111

IndusEi Pakaian Jadi (Konveksi) Dari
Tekstil
Industri Pakaian J adi (Konveksi) Dari
Kulit
Penjahitan dan Pembuatan Pakaian
Sesuai Pesanan
Industri Perlengkapan Pakaian Dari
Tekstil
Industri Perlengkapan Pakaian Dari
Kulit
Industri Pakaian Jadi Rajutan
Industri Pakaian Jadi
Sularnan / Bordir
Industri Pakaian Jadi Kaos Kaki dan
Sejenisnya

IndLisfri PcngawEEan Kulit

Lampiran Pcraturan Menteri Perindustrian R1
Nomor 48/M-——1ND/PER/6/2014
l . “__’ —’ 15112 Industri’FE?yaniélé?kulii

15113 Industri Pencelupan Kulit Bulu
15114 Industri Kulit Buatan/Imitasi
15121 lndustri Barang Dari Kulit dan Kulit
Buatan Untuk Keperluan Pribadi
15122 lndustri Barang Dari Kulit dan Kulit
Buatan Untuk Keperluan
Teknik/ Industri
15123 Industri Barang Dari Kulit dan Kulit
Buatan Untuk Keperluan Hewan
15129 Industri Barang Dari Kulit dan Kulit
Buatan Untuk Kepcrluan Lainnya
. I 15201 Industri Alas Kaki Untuk Keperluan
Sehari—hari
15202 Industri Sepatu Olahraga

|

!

1 15203 Industri Sepatu Teknik
– Lapangan/ Keperluan Industri
‘ 1
i 15209 _ Industri Alas Kaki Lainnya
._1___ __ _ _ ? _ , .___.__1
16 ‘ Industri Kayu, Barang 16291 Industri Barang Anyaman Dari Rotan
Dari Kayu dan Gabus Clan Bambu
‘’ ; (Tidak Termasuk |

! Furnitur) dan Barang
‘I Anyaman Dari Bambu,

Rotan, dan Sejenisnya

16292 Industri Barang Anyaman Dari
Tanaman Bukan Rotan dan Bambu
16293 Industri Kerajinan Ukiran Dari Kayu

l _ Bukan Mebeller
1 2o Indusri Bahan Kimia ‘ 20232 Industri Bahén Kosmetik dan
| (Em .Barang Dan Bahan Kosmctik, Termasuk Pasta Gigi
lmla
’ 20294 Industri Minyak Atsiri

I

21 11 I?dustri Farmasi,m 21021 Ir—lidustri Simplisia (Bahah Chat
Produk Obat Kimia, dan Tradisional)
l 1 Chat Tradisional
l 21.022 Industri Produk Obat Tradisional

Lampiran l-’eraturan Menteri Perindustrian RI
Nomor 48/ -IND/PER/6/2014
22 1 In’dustri Knife—t: BEL—Igngm 22191 Industri Barang Dari 1091;131-“1151119811;—W—1
Dari Karet, dan Plastik Keperluan Rumah Tangga
22192 Industri Barang Dari Karet Untuk
Keperluan Industri
1 7-

I

25 Industri Barang Logam, 25910 Industri Penempaan, Pengepresan,
I Bukan Mesin dan Pencetakan dan Pembentukan

i

. Peralatannya Logam; Metalurgi Bubuk
25920 Jasa Industri Untuk Berbagai
Pengerjaan Khusus Logam dan
Barang dari Logam
f 25931 Industri Alat Potong dan Perkakas

i

Tangan untuk Pertanian
25932 Industri Alat Potong dan Perkakas

I

! Tangan untuk Pcrtukangan
25933 Industri Alat Potong dan Perkakas
Tangan yang dipergunakan dalam
Rumah Tangga
: I 25995 Industri Lampu dari Logarn
1I |
25999 Industri Barang Logarn Lainnya YTDL
28 : Industri Mesin dan 28140 Industri Bearing, Roda Gigi dan
E Perlengkapan Elemen Penggerak Mesin

I

28210 Industri Mesin Pertanian dan
Kehutanan
28221 Industri Mesin dan Perkakas Mesin
I Untuk Pengerjaan Logarn
E 29 I Industri Kendaraan 29300 Industri Suku Cadang dan Aksesori
l I Bermotoy, Trailer, dan Kcndaraan Bermotor Roda Empat

l

t2 11 Seml Traller Atau Lebih , H
30 ; Industri Alat Angkut 30111 Industri Kapal dan Perahu

Lainnya

30113

30912

30921

Industri Peralatan, Perlengkapan dan
Bagian Kapal

Sepeda Motor Roda Dua dan Tiga
Industri Scpcda dan Kursi Roda
Termasuk Becak

Lampiran Peraturan Menteri Perindustrian RI
Nomor 48/M-IND/PER/6/2014

30922 Industri Perlengkapan Sepeda dan
Kursi Roda Termasuk Becak
30990 Industri Alat Angkutan lainnya YDTL
31 Industri Furnitur 31001 Industri Furnitur dari Kayu
31002 Industri Furnitur dari Rotan dan
atau Bambu
32 Industri Pengolahan 321 11 Industri Permata
Lainnya
32112 Industri Barang Perhiasan dari
Logam Mulia untuk Keperluan
Pribadi
321 15 Industri Perhiasan Mutiara

Salinan sesuai dengan aslinya
Sekretariat Jenderal
Kementerian Perindustrian
Kepala Biro Hukum dan Organisasi

PRAYONO

MENTERI PERI NDUSTRIAN
REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
MOHAMAD S. HIDAYAT

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *