KKP Kembali Tangkap 6 Kapal Asing

Kapal Pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap 6 kapal perikanan asing yang diduga melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal di wilayah pengelolaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Enam kapal tersebut terdiri dari 4 kapal ikan asing berbendera Vietnam dan dua kapal berbendera Filipina.

Dua kapal berbendera Filipina ditangkap di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Sulawesi pada tanggal 15 Juni 2016 sekitar pukul 16.40 WITA oleh Kapal Pengawas Hiu 007. Kapal dengan nama KM FBca SNATOP (5 GT, 8 ABK WNA Filipina) dan KM FBca JUSTINE (4GT, 8 ABK WNA Filipina) ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa izin.

Untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan, kedua kapal tersebut dikawal menuju dermaga Pangkalan PSDKP Bitung, Sulawesi Utara.

Satu hari kemudian, 2 kapal pengawas KKP kembali menangkap 4 kapal ikan asing berbendera Vietnam di perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau pada 16 Juni 2016. Tiga kapal bernama BV 5286 TS (10 ABK WNA Vietnam), BV 9316 TS (2ABK WNA Vietnam), BV 5295 TS (3 ABK WNA Vietnam), ditangkap KP. Orca 001. Sedangkan BV 5352 TS (26 ABK WNA Vietnam) ditangkap KP Hiu Macan 005.

Keempatnya ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dokumen sah dari Pemerintah RI serta menggunakan alat tangkap terlarang crawl. Kapal-kapal tersebut selanjutnya dikawal ke Satuan Kerja PSDKP Natuna untuk proses hukum lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *