Ekspor Kopi Instan Lampung Meningkat

Realisasi ekspor produk industri kopi instan asal Provinsi Lampung selama Mei 2016 mampu menghasilkan devisa hingga US$ 610.452 dengan volume 67 ton. Dimana ekspor kopi instan Lampung memang diprediksi masih akan terus berlanjut meskipun tidak sebanyak penjualan yang ada di dalam negeri dengan rata-rata 100 ton per bulan.

Ekspor kopi dalam kemasan tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan, mengingat Provinsi Lampung merupakan penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. Diharapkan juga pengusaha nasional dan asing bersedia mendirikan pabrik-pabrik pengolahan kopi instan sehingga hasil kopi dari petani banyak terserap, termasuk tenaga kerjanya.

Kopi instan Lampung masih memiliki prospek yang cerah, karena realisasi ekspor setiap bulannya cukup baik dengan promosi ke sejumlah negara yang masih terus dilakukan dengan menggelar berbagai ajang pameran. Selain itu, pangsa pasar kopi instan Lampung ke sejumlah negara juga masih terjaga hingga saat ini.

Nilai dan volume ekspor kopi instan Lampung masih berfluktuasi tergantung permintaan sekaligus kontrak perjanjian yang sudah dibuat antara pengekspor dengan pembeli. Dinas Perindag Lampung mencatat, sentra produksi industri komoditas kopi instan Lampung berada di Kota Bandar lampung dengan kapasitas produksi kopi instan rata-rata 6.000 – 10.000 ton per tahun.

Lampung memiliki luas areal kopi mencapai 163.837 hektare dengan produksi kopi sekitar 140.000 ton per tahun.

One thought on “Ekspor Kopi Instan Lampung Meningkat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *