Sepanjang Juni, Harga Emas Terus Meningkat

Pada Jumat (1/7) harga emas di New York ditutup dengan lonjakan 1%. Kenaikan harga emas tersebut disokong oleh dollar AS yang melemah dan adanya prospek pelonggaran kebijakan moneter seiring kemenangan kubu Brexit pada referendum Inggris.

Berdasarkan data CNBC, harga emas di pasar spot sempat naik hingga posisi tertinggi pada level US$ 1.341,40 per troy ounce dan ditutup di posisi US$ 1.341,76 per troy ounce, naik 1,5%.

Sepanjang Juni, harga emas naik hingga 8,8% yang menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Februari lalu. Sedangkan harga kontrak emas pengantaran Agustus ditutup pada US$ 1.339, melesat 1,4% setelah sebelumnya sempat naik 1,79% menjadi US$ 1.344,20 per troy ounce.

Permintaan emas sebagai safe haven kian mendongkrak harga emas. Selain itu, kecemasan pertumbuhan ekonomi global, kenaikan permintaan ritel emas dan pernyataan dovish pimpinan The Federal Reserve Janet Yallen turut menjadi sentimen lain yang menyokong emas.

Kenaikan harga emas juga menguntungkan perak. Pasalnya harga perak menembus level US$ 19 per troy ounce untuk pertama kalinya sejak September 2014. Harga perak bahkan ditutup dengan US$ 19,64 per troy ounce, naik hingga 5%.

One thought on “Sepanjang Juni, Harga Emas Terus Meningkat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *