Pemerintah Dorong Natuna Jadi Pasar Ikan Raksasa

Setelah berhasil melawan ilegal fishing (penangkapan ikan secara ilegal), pemerintah terus berusaha mendorong pengusaha lokal memanfaatkan sebaik mungkin sektor perikanan tangkap. Caranya dengan memindahkan kapal-kapal lokal berbobot 30 gross ton (GT) di utara Jawa ke wilayah Natuna dan Arafura.

Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan kapasitas industri perikanan tangkap nasional. Mengingat dengan pergeseran wilayah tangkap ini, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tangkap dari 9,3% ke sekitar 40%. Bahkan, tahun depan dapat kembali ditingkatkan lagi menjadi 70% – 80%.

Dengan hasil tersebut, nelayan lokal akan menikmati hasil tangkap yang lebih banyak. Hasil tangkapan Ikan yang didapat juga dapat dijual di pusat pelelangan ikan di Natuna.

Dengan pemanfaatan maksimal yang dimiliki oleh industri domestik, diharapkan perusahaan-perusahaan sektor perikanan BUMN seperti Perinus dan Perindo juga diharapkan semakin bagus kinerjanya. Sehingga kapasitas tangkap ikan nasional akan semakin besar.

KKP berharap nelayan-nelayan di utara Jawa dapat melakukan penangkapan ikan di Natuna dan menjual ikan di Selat Lampa. Selain itu, pemanfaatan perikanan budidaya, dengan komoditas kerapu, napoleon dan rumput laut juga diharapkan meningkat. Pemerintah sendiri akan membangun pusat pelayanan terpadu dengan menyiapkan one stop show di Pulau Sedanau.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *