Mentan Genjot Luas “Tambah Tanam” Untuk Hadapi Paceklik

Dalam menghadapi datangnya musim paceklik yang umumnya terjadi selama bulan Desember-Februari, Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya untuk meningkatkan luas tambah tanam dan menyerap gabah di Provinsi Jawa Tengah.

Maka dari itu, Mentan meminta kepada Pemprov Jawa Tengah untuk tidak melewatkan La Nina yang menjadi keberkahan bagi pertanian di dalam meningkatkan produktivitas.

Mentan menuturkan bahwa jika luas tambah tanam lahan 1,2 juta hektare secara nasional dan serap gabah naik hingga mencapai 1,13 juta ton gabah kering panen di Jawa Tengah, maka dapat dipastikan tidak ada lagi kebijakan impor di Indonesia.

Berdasarkan data yang diperoleh Kementerian Pertanian, target luas tambah tanam padi yang ada di tujuh kabupaten dan kota Provinsi Jawa Tengah selama periode Juli hingga September 2016 adalah seluas 60.696 hektare. Sementara untuk realisasi pada bulan April hingga Juni 2016 mencapai 17.200 hektare.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *