KKP Membeli Kapal Dari Gagalang Untuk Nelayan

Meskipun sedikit terlambat dari target semula, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akhirnya memberikan bantuan kapal beserta alat penangkapan ikan kepada nelayan.

Pada tahap pertama, KKP akan membagikan 931 unit kapal dari total 3.450 unit kapal. Kapal yang diserahkan pada tahap pertama tersebut merupakan hasil produksi 33 galangan yang berhasil memenangkan lelang melalui e-katalog. KKP optimis bahwa 3.450 unit kapal yang ditargetkan dapat terealisasi sepenuhnya paling lambat November mendatang karena sebagian kapal merupakan jenis kapal kecil berbobot kurang dari 10 gross ton (GT) yang proses pembuatannya diperkirakan hanya memakan waktu dua minggu.

Galangan mendesain kapal sesuai dengan desain serta spesifikasi teknis PT PAL Indonesia (Persero). Akan tetapi PAL sendiri tidak mendapatkan jatah untuk memproduksi kapal. PAL saat ini sudah menyodorkan 25 desain kapal.

Sementara itu, dari sisi penerima bantuan sejauh ini KKP sudah memverifikasi 104 koperasi nelayan. Mengingat syarat penerima bantuan memang harus memiliki badan hukum berbentuk koperasi.

Sebagaimana diketahui, KKP berencana memberikan bantuan berupa 3.450 unit kapal nelayan pada 2016. Kapal tersebut terdiri dari 1.510 unit kapal di bawah 5 GT, 1.020 unit kapal 5 GT, 690 unit kapal 10 GT, 200 unit kapal 20 GT, 25 unit kapal 30 GT dan 5 unit kapal penyangga 30 GT. KKP juga berencana menebar 1504.782 alat penangkapan ikan yang terdiri dari bubu ikan, jaring gillnet, bubu rajungan, rawai dasar, pancing tonda, pancing handline, pancing pole and line.

Adapun anggaran pengadaan kapal dan alat penangkapan ikan yang dimaksudkan mencapai Rp 1,9 triliun. Kapal yang diberikan kepada nelayan tersebut juga dilengkapi dengan asuransi, sebagai bagian dari program asuransi 1 juta nelayan dengan total anggaran mencapai Rp 250 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *