Korsel Incar Kalbar Sebagai Lokasi Pabrik Biodiesel

Investor Korea Selatan serius untuk membangun pabrik pengolahan biodiesel dengan target produksi 100.000 ton per tahun di Kalimantan Barat. Sejauh ini, perwakilan investor asal Korea Selatan, Jeong Woo Yoo menyatakan bahwa sudah ada 20 perusahaan kelapa sawit nusantara yang tergabung dalam GAPKI menyatakan sepakat.

Jeong juga menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya tertarik untuk membangun pabrik tersebut di Tayan, Sanggau, karena lokasinya cukup dekat dengan Sungai Kapuas yang merupakan jalan besar transportasi komoditas di Kalbar.

Rencananya pabrik biodiesel tersebut akan memanfaatkan teknologi tinggi yang mampu mengolah minyak kotor CPO atau minyak asam menjadi biodiesel. Teknologi tersebut berbeda dari pabrik lainnya yang masih membutuhkan bantuan bahan baku berkualitas tinggi dan mahal.

Jeong mengungkapkan bahwa Kalimantan Barat dipilih untuk membangun pabrik karena memiliki potensi limbah sawit yang menurut pihaknya masih belum tergarap. Ia juga mengklaim bahwa perusahaan milik raksasa otomotif Korea Selatan tersebut sudah membangun pabrik serupa di negara asalnya, kemudian kembali membangun di Vietnam dan Tiongkok. Pabrik tersebut sejauh ini sangat menguntungkan karena bahan bakunya tergolong murah.

Jeong menambahkan saat ini pihaknya sudah meminta arahan dari Pertamina sehubungan dengan rencana pembangunan pabrik biodiesel di Kalbar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *