Chanel Masih Dominasi Penjualan di Pasar AS

Sebuah laporan yang dirilis konsultan manajemen AT Kearney menyampaikan bahwa US $ 800 juta telah dihabiskan untuk pemasaran parfum seriap tahunnya di Amerika Serikat. Posisi top 5 yang berhasil diduduki oleh Chanel dapat dikatakan sebagai imbal balik atas penggunaan dana pemasaran.

Chanel Coco Mademoiselle, Chance Eau Tendre dan No.5 telah tercatat bertahan pada posisi 5 besar selama kurun waktu lima tahun terakhir, bersama dengan Dolce & Gabbana Light Blue. Meskipun Victor & Rolf Flower bomb dan Marc Jacob ‘Daisy juga sempat masuk dalam daftar buku terlaris selama beberapa saat dan berada di posisi teratas dalam waktu cukup lama.

Berdasarkan survey yang dilakukan terhadap lebih dari 800 pembeli, AT Kearney menemukan bahwa konsumen setia parfum Chanel menyatakan 34% pembelian merupakan penggantian langsung. Sedangkan 6% diantaranya menyampaikan bahwa mereka terpengaruh untuk membeli parfum setelah melihat promosi mereka melalui iklan TV. 12% responder menyampaikan bawa mereka akhirnya memutuskan untuk membeli setelah mencoba sampel dari toko.

AT Kearney menyarankan bahwa, dari perspektif ROI, uang promosi Chanel akan lebih baik dihabiskan sebagai konsultasi konsumen melalui pendekatan personal. Tentunya dengan pertimbangan selera dan preferensi konsumen.

Hal tersebut termasuk mengincar pembeli online yang di era modern memanfaatkan media internet untuk saling berbagi. Sehingga promosi gratis juga dapat dinikmati oleh Chanel melalui apa yang diungkapkan konsumen ke media online.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *