Penurunan Harga Karet Terjadi Di Bangka Belitung

Harga jual karet di tingkat petani untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung anjlok. Harga jual untuk saat ini hanya berkisar pada Rp 5.000 – Rp 6.000 per kilogram, jauh lebih rendah dibandingkan harga yang berlaku di provinsi lain dengan kisaran Rp 9.000 hingga Rp 11.000 per kilogram.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengidentifikasi, penurunan harga jual karet terjadi di pasaran. Hal tersebut terjadi lantaran adanya kesalahan dalam proses pengolahan karet mentah di tingkat petani.

Asam semut yang dikenal juga sebagai asam metanoat atau asam formiat dengan rumus kimia HCOOH. Zat kimia ini dinilai cocok digunakan untuk penggumpalan gabungan karet yang baru disadap dari batang.

Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya membenarkan, muncul banyak keluhan petani karet sehubungan dengan anjloknya harga di pasaran. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menggelontorkan anggaran untuk subsidi harga. Selain itu, pemerintah perlu turun tangan untuk mengurusi persoalan karet, mengingat 60% petani di Babel berprofesi sebagai petani karet.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *