Udang RI Berpotensi Menembus Pasar Tiongkok

Kebiasaan konsumsi udang warga Tiongkok yang meningkat memicu kebutuhan impor di negara tersebut, meskipun sebelumnya Tiongkok dikenal sebagai produsen dan mengekspor produksi udang ke berbagai negara.

Saat ini Tiongkok juga sedang melirik udang impor beberapa negara, salah satunya Indonesia. Negara tersebut juga sempat memfasilitasi industri pengolahan asal Indonesia untuk berpartisipasi dalam pameran ‘China International Aquatic Products Exposition’.

Sebanyak 11 perusahaan pengolahan asal Indonesia yang turut serta dalam pameran yang diselenggarakan di Zhanjiang, Guandong pada Juni 2016.

Kendati demikian, Indonesia perlu bersaing dengan negara produsen lainnya guna merebut pasar Tiongkok, seperti Vietnam, Ekuador, dan Thailand yang juga gencar mendorong ekspor komoditas udang ke Tiongkok.

Selain itu, total perusahaan Indonesia dengan skala kecil dan besar mengantongi izin dari Tiongkok untuk ekspor ke negara tersebut mencapai 436 perusahaan.

Meskipun memiliki izin dari negara bersangkutan, ekspor budi daya ikan perlu tetap dilengkapi beberapa dokumen pendukung, salah satunya sertifikat kesehatan.

Berdasarkan data yang di lansir “International Trade Centre” (ITC) impor udang Tiongkok pada tahun 2015 mencapai 102.843 ton dengan nilai US$  754,5 juta. Secara volume, angka tersebut naik 31,7% dan secara nilai meningkat 36% dengan negara importir utama dari Ekuador 25% dari total udang yang diimpor Tiongkok.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *