Harga Minyak Berada Di Bawah US$ 40 Per Barel

Harga minyak WTI yang masih terus menurun, menjadikan harga terus bergerak di bawah level US$ per barel.

Mengutip Bloomberg, Rabu (3/8) pukul 14.35 WIB harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman September  2016 di New York Mercantile Exchaange merosot 0,15% di level US$ 39,44 per barel dibanding hari sebelumnya.

Saat ini pasar sedang menantikan cadangan minyak mentah mingguan AS. Jika data tersebut benar turun 1,6 juta barel dibandingkan pekan lalu yang sempat naik hingga 1,7 barel, maka harga minyak WTI tentu berkesempatan kembali merangkak naik.

Pasalnya, dukungan datang dari data American Petroleum Institute menyatakan cadangan minyak mingguan AS turun 1,34 juta barel diikuti penurunan stok gas AS. Tentunya hal tersebut cukup untuk menjaga harga minyak menjadi semakin anjlok.

Selain itu, berdasarkan laporan API penurunan 1,3 juta barel juga terjadi stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pelabuhan pengiriman minyak terbesar AS pada pekan lalu. Sedangkan survey Bloomberg menunjukkan stok nasional AS turun 1,75 juta barel.

Kenaikan hargaa minyak WTI kini hanya perlu menunggu kepastian data EIA malam nanti. Jika memang benar positif, maka tidak ada alasan bagi harga minyak WTI untuk kembali menukik.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *