Anggaran Perlindungan Sosial Naik Menjadi Rp 158,4 Triliun

Dalam RAPBN 2017 beserta Nota Keuangannya, yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada Sidang Paripurna DPR RI, Selasa (16/8) lalu, pemerintah menyampaikan alokasi anggaran fungsi perlindungan sosial direncanakan naik 5,1% menjadi Rp 158, 479,3 triliun dibandingkan alokasinya pada APBN tahun 2016 senilai Rp 150, 841, 7 triliun.

Mengutip setkab, dalam Nota Keuangan RAPBN 2017 disebutkan, arah kebijakan perlindungan sosial tahun 2017 yakni:

  1. Meningkatkan perlindungan anak dari tindak kekerasan, eksploitasi, penelantaran dan perlakuan salah lainnya, serta efektivitas kelembagaan perlindungan anak;
  2. Meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan di berbagai bidang pembangunan;
  3. Meningkatkan perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO);
  4. Meningkatkan pelayanan dasar untuk masyarakat miskin dan rentan;
  5. Mendukung penyempurnaan dan pengembangan sistem perlindungan sosial yang komprehensif.

Adapun sasaran yang ingin dicapai:

  1. Melanjutkan pelaksanaan bantuan tunai bersyarat/Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 6 juta Rumah Tangga Sasaran (RTS);
  2. Penyaluran bersubsidi pangan (Rastra) kepada 14.332.212 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS PM) serta pengalihan sebagian subsidi Rastra menjadi bantuan pangan melalui mekanisme nontunai/voucher di 44 kota besar dengan target sasaran sebanyak 1.198.685 RTS PM;
  3. Meningkatkan jumlah penyandang disabilitas yang mendapatkan akses pemenuhan hak dasar (NIK, KTP, akte, alat bantu, kartu identitas penyandang disabilitas) dengan target sasaran 2.500 jiwa
  4. Meningkatkan jumlah keluarga miskin yang mendapat bantuan kelompok usaha ekonomi produktif di pedesaan sebanyak 53.600 KK dan perkotaan sebanyak 48.400 KK.

Untuk tahap awal, penyaluran voucher bantuan tersebut dilakukan di 44 kota besar, melanjutkan uji coba terbatas di wilayah terpilih tahun 2016, kemudian secara bertahap akan diperluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *