Legalitas Lahan Sawit Menjadi Persoalan Paling Rumit di Indonesia

Deputi Agro Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wilistra Danny mengakui bahwa persoalan legalitas lahan sawit di Indonesia hingga kini masih balum tuntas.

Berdasarkan laporan Kontan, hal tersebut menjadi alasan bagi pemerintah untuk bertekad melakukan penguatan dalam sektor ini. Bukan sebatas memenuhi standar permintaan pasar internasional, namun juga menunjukkan bahwa lahan-lahan sawit yang digunakan merupakan lahan legal (tidak berada pada kawasan hutan).

Sementara, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Provinsi Sumatera Selatan meminta pemerintah segera memberikan legalitas pada sejumlah lahan guna memudahkan pencegahan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Sekretaris Gapki Sumsel Harry Hartanto menyampaikan bahwa saat ini masih ditemukan lahan perkebunan milik warga yang berada di kawasan hutan.

Akan tetapi, karena berada di kawasan hutan menjadikan kesulitan bagi warga, terutama dalam mendapatkan sertifikat. Sehingga pemerintah seharusnya dapat memberikan solusi atas persoalan ini, mengingat hal ini mengganjal persoalan pembuatan sertifikat RSPO serta penerimaan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit untuk peremajaan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *