Indonesia – Malaysia Siapkan Kawasan Industri CPO

Indonesia dan Malaysia tengah menjalin kerja sama untuk mendirikan organisasi negara-negara produsen minyak kelapa sawit, The Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Sebagai tahap awal, terdapat enam kawasan industri yang dijadikan palm oil green economic zone.

Sebagai langkah awal, baik Indonesia maupun Malaysia masing-masing mengusulkan 3 lokasi sebagai kawasan industri CPO. Indonesia mengusulkan tiga lokasi yang akan dijadikan sebagai kawasan industri CPO, yakni Kawasan Industri Semangke, Kawasan Industri Dumai, dan Kawasan Industri Kalimantan Timur. Ketiga kawasan industri tersebut akan didorong menjadi palm oil green economic zone dan green economy zone.

Kerja sama tersebut juga akan menjaga stabilitas harga CPO dalam menjaga keberlangsungan bisnis sawit. Oleh karena itu, CPOPC akan menyusun strandarisasi semua produsen di industri sawit. Beberapa program yang akan dijalankan diantaranya manajemen stok dan pembinaan petani sawit.

Selain Indonesia dan Malaysia, Papua Nugini dan Thailand juga menjadi anggota organisasi yang rencananya mulai diijalankan pada 1 Januari 20117 tersebut. Sementara kantor sekretariat CPOPC akan bertempat di Indonesia dan eksekutif direktur CPOPC juga ditunjuk dari Indonesia, yaitu Benny Wachjudi yang merupakan mantan direktur jenderal Industri Agro Kemprin. Indonesia dipilih karena merupakan produsen CPO terbesar.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *