Pemerintah Tambah Frekuensi Angkut Ikan Hidup

Pmemerintah telah merampungkan revisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) No 15/2016 tentang Kapal Pengangkut Ikan Hidup.

Dalam revisi tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menambah jumla frekuensi kapal angkut ikan bididaya berbendera asing untuk singgah sekaligus muat di pelabuhan yang awalnya 6 kali menjadi 12 kali setahun. Termasuk menambah ukuran kapal menjadi maksimal 300 Gross Ton (GT) menjadi 500 GT.  Adapun aturan tersebut mulai berlaku sejak 31 Agustus 2016.

Meskipun baru ditandatangani, efek dari aturan tersebut diklaim langsung terasa. Terdapat setidaknya enam kapal Hong Kong berukuran 500 GT yang sejauuh ini sudah mengajukan izin mengangkut ikan budidaya jenis kerapu yang memang belum terangkut. Pada bulan ini, diprediksi enam kapal tersebut sudah dapat beroperasi.

Menurut perhitungan KKP, enam kapal besar tersebut mampu mengangkut sisa hasil produksi budidaya mencapai 852 ton. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai eskpor untuk sektor perikanan Januari – Juni 2016 menunjukkan peningkatan sekitar 4,28% menjadi US$ 2M09 miliar. Seddangkan untuk volume ekspor sektor perikanan naik sekitar 7,34% menjadi 552,65 ton.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *